Aku selalu percaya bahwa tidak ada yang GRATIS di dunia ini kecuali
doa dan mimpi. Selagi GRATIS jangan pernah pelit berdoa dan bermimpi!!
Kata orang mimpi itu pasti terwujud, apapun mimpinya hanya saja ada
yang diwujudkan di dunia nyata, ada pula yang tertunda. Aku selalu
menuliskan mimpi-mimpiku dalam sebuah buku saku yang aku beri judul “My Billion Dreams”. Tiap-tiap mimpi itu tentu saja memiliki tanggal kadaluarsa, deadline mimpi yang harus aku kejar. Diantara semua list
mimpi ada beberapa mimpiku yang gagal terwujud, sempat sedikit kecewa,
tapi kekecewaan gagalnya beberapa mimpi tak harus menutup jutaan mimpiku
yang lainnya, bukan?
Satu-satu persatu ketika mereka bergelimpangan dibenakku itu rasanya
bodoh sekali, kenapa orang lain bisa, sedangkan aku tidak??!!. Diakhir
muncul sedikit penyesalan, usahaku belum maksimal. Tapi setelah membaca
beberapa buku tentang impian, aku baru paham, bahwa seorang pemimpi
yang berhasil itu adalah ketika ia ditimpa kegagalan, ia menikmati dan
memperbaiki proses menuju mimpi yang ditujunya dengan terus-menerus
tanpa henti, itulah pemimpi yang berhasil dengan impiannya.
Ya, tak ada yang instan di dunia ini, bukankah proses dewasa juga
menyakitkan? Begitupun proses menuju mimpi. Jadi, semangat!!!
semangat!!. Masih banyak mimpi yang terbengkalai, masih banyak mimpi
yang menunggu untuk diselesaikan, masih banyak mimpi yang harus kukejar,
dan masih banyak lagi. Hari ini aku masih 26 tahun, terlalu muda untuk
mengeluh dan berhenti. Terlalu muda.
Terlalu lemah, terlalu bodoh untuk putus asa sekarang...
Terlalu bodoh...
Terlalu bodoh...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar