Ya Allah, kenapa aku merasa begitu sedih? Sebenarnya apakah yang
membuatku bersedih sehingga aku berlinang airmata beberapa hari terakhir
ini? Aku sendiri tidak mengerti, Ya Allah.
Duhai gerangan apa yang meliputi hati ini sehingga setiap aku
mengingat kasih sayang-Mu yang tercurah dari Ibu, aku tiba-tiba
menangis.
Duhai gerangan apa yang membuatku menjatuhkan airmata ketika aku mengingat saudara, sahabat yang telah menjadi yatim…
Duhai gerangan apa yang merajai hati sehingga sewaktu aku mengingat
semua kasih sayang-Mu, pemberian-Mu sejak aku lahir sampai sekarang, aku
tak kuasa untuk menghitung dan mengingat dosa yang lebih dari usiaku
yang sekarang, lebih tinggi dari gunung-gunung tertinggi yang Engkau
ciptakan…
Ya Allah, ketika aku bersedih karena-Mu, aku percaya hanya Engkau
pulalah yang dapat menghiburku. Aku percaya Engkau menyayangiku, karena
itu masih Engkau berikan rasa sedih itu kepadaku, untuk lebih bisa
bersyukur ketika sedang merasa bahagia.
Ya Allah, hanya Engkau-lah yang mengerti kesedihanku. Hanya
Engkau-lah yang tahu makna dibalik airmataku, hanya Engkau-lah
penyingkap tabir-tabir rahasia hatiku. Sedang aku sendiri tidak
mengerti.
Ya Allah, semoga airmata ini, semoga tangisan ini, semoga kesedihan
ini, semua perasaan yang aku rasakan ini hanyalah tertuju pada-Mu dan
bukan selain pada-Mu.
Ya Allah, hilangkanlah kesedihan dalam hatiku, hapuskanlah kesusahan
dari lemahnya hatiku, sungguh aku merasa tidak berdaya. Ampunilah segala
kesalahan dan kekhilafan atas kesedihan ini, Ya Allah. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar