Saat aku benar - benar yakin ketika aku mencintaimu,
aku tak ingin melepaskanmu, bahkan memperjuangkanmu.
Aku membanggakanmu di tengah orang mencibir perjuanganku.
aku tak ingin melepaskanmu, bahkan memperjuangkanmu.
Aku membanggakanmu di tengah orang mencibir perjuanganku.
Namun ketika aku tau aku salah ketika memperjuangkanmu,
aku rela melepasmu, rela yang belum ikhlas.
Ini bukan salahmu, ini salahku karena percaya terhadap setiap kata yang kau ucap.
aku rela melepasmu, rela yang belum ikhlas.
Ini bukan salahmu, ini salahku karena percaya terhadap setiap kata yang kau ucap.
Ini salahku karena terlalu serius mempermainkan permainan yang kau buat.
Ini salahku karena tenggelam terlalu dalam ke dalam riak yang kau buat.
Ini salahku karena terlalu jujur terhadap perasaanku, yaitu mencintaimu.
Ini salahku karena tenggelam terlalu dalam ke dalam riak yang kau buat.
Ini salahku karena terlalu jujur terhadap perasaanku, yaitu mencintaimu.
Aku rela..
Dan mau tidak mau harus rela, karena kau bukan milik ku dan tidak akan pernah.
Kau juga bukan kiri ku, karena kanan hanya ada satu kiri, yaitu dia. Bukan aku!
Kau juga bukan untukku..
Tidak akan pernah!
Dan mau tidak mau harus rela, karena kau bukan milik ku dan tidak akan pernah.
Kau juga bukan kiri ku, karena kanan hanya ada satu kiri, yaitu dia. Bukan aku!
Kau juga bukan untukku..
Tidak akan pernah!
“Ketika hal yang aku perjuangkan itu salah, aku pun menyesali diri sendiri”

Kenapa harus ada cinta yang tak berbalas?????
BalasHapusHmmmm..... mungkin Tuhan sedang menguji kesabaran dan mengajarkan kepada kita bagaimana caranya menemukan keikhlasan..... Tuhan menguji kita, karena kita adalah orang-orang yang kuat yang bisa menerima kenyataan bahwa tak semua cinta harus berbalas..... walaupun menyakitkan, kita tetap harus bersyukur pernah merasakan cinta..... kita juga tetap harus bersyukur pernah merasakan sakitnya cinta tak berbalas..... semoga di balik rasa sakit itu..... kan ada kebahagiaan..... aamiin